Senin, 16 Januari 2017

Hal yang Perlu Diketahui oleh Ibu Hamil Muda


Kehamilan

Hal Apa Saja yang Perlu Diketahui oleh Ibu Hamil Muda?Memasuki masa kehamilan biasanya akan membuat ibu hamil muda menjadi bingung dan khawatir. Selain perasaan senang akan hadirnya momongan dalam keluarga, ibu hamil muda juga biasanya akan cemas dengan perubaha yang terjadi, cemas dengan persiapan apa saja yang harus ibu lakukan dan bingung bagaimana cara menangani semua hal tersebut. Apalagi bila kehamilan tersebut merupakan pengalaman pertama. Ikuti artikel ini untuk mengetahui apa saja perubahan yang akan dialami oleh ibu hamil muda, hal yang sebaiknya dilakukan ibu hamil muda dan cara mengatasi perubahan yang dialami oleh ibu hamil muda.

Perubahan Pada Tubuh Ibu Hamil Muda
Ibu hamil muda akan mengalami beberapa perubahan pada tubuhnya di periode trimester I. Karena perubahan yang terjadi adalah peralihan dari keadaan tidak hamil ke keadaan hamil, maka ibu hamil muda akan merasakan perubahan yang cukup drastis. Mulai dari sensasi mual, muntah yang menjadi rutinitas sehari-hari sampai rasa mudah lelah dan perubahan mood yang kerap kali sulit dihindari. Namun tidak berarti bahwa semua ibu hamil muda akan mengalami dan merasakan perubahan tersebut mengingat sealu ada variasi dalam tiap individu. Berikut adalah beberapa perubahan yang sering terjadi pada ibu hamil muda:

Perdarahan
Sekitar 25% ibu hamil muda akan mengalami sedikit perdarahan pada trimester pertama. Pada ibu hamil muda keluarnya sedikit darah dapat menandakan terjadinya implantasi atau menempelnya embrio di dinding rahim. Namun, ibu hamil muda harus waspada bila terjadi perdarahan dalam jumlah yang banyak disertai rasa nyeri pada perutnya karena dapat menjadi tanda keguguran atau kehamilan di luar rahim.

Payudara yang Membesar
Banyak ibu hamil muda yang mengira perutnya akan mulai membesar bila ia hamil. Kenyataannya, pada trimester I, perubahan tubuh yang cukup signifikan adaah payudara yang membesar. Hal ini terjadi karena pengaruh hormon yang mempersiapkan ibu untuk masa menyusui. Pembesaran payudara ini biasanya diikuti oleh rasa nyeri. Maka ibu hamil muda disarankan untuk mempersiapkan bra yang di desain khusus untuk masa kehamilan agar payudara terasa lebih nyaman.

Konstipasi
Pada masa kehamilan, pergerakan otot usus akan lebih lambat dari waktu sebelum hamil. Hal ini disebabkan karena banyaknya hormon progesteron yang mempunyai efek menurunkan kontraksi atau pergerakan otot pada dinding usus. Belum lagi nutrisi zat besi yang harus ibu hamil muda konsumsi akan menambah kemungkinan ibu terkena konstipasi. Pastikan ibu hamil muda mengkonsumsi serat dan air dalam jumlah yang cukup.

Keputihan
Keluarnya cairan yang berwarna putih susu dan agak kental merupakan hal yang normal bagi ibu hamil muda. Pakailah produk panty liner bila membuat Anda lebih nyaman. Namun penggunaan panty liner harus sering diganti karena kondisi lembap yang lama dapat menimbulkan infeksi pada organ intim Anda. Bila keputihan berwarna hijau atau kuning dan memberikan bau tidak sedap, segeral konsultasi ke dokter kandungan Anda.

Mual Muntah dan Morning Sickness
Gejala paling terkenal yang terjadi pada ibu hamil muda adalah mual, muntah atau morning sickness. Gejala kehamilan ini terjadi pada 85% ibu hamil muda. Morning sickness terjadi karena perubahan hormon pada kehamilan dan dapat berlangsung sampai ibu hendak memasuki trimester ke II. Biasanya ibu hamil muda akan merasa mual setiap pagi, bahkan muntah setiap hari. Untuk mengatasinya, cobalah makan dalam porsi yang lebih kecil, konsumsi makanan dengan rasa yang tidak terlalu menyengat, minum air putih atau minum air yang asam seperti jus apel. Bila muntah terjadi berlebihan dan sampai Anda tidak sanggup makan, konsultasikan hal ini ke dokter kandungan Anda

Mudah Lelah
Tubuh ibu hamil muda harus bekerja lebih keras pada masa kehamilan karena harus menopang tubuh janin yang bergantung pada rahim ibu. Ini alasan mengapa ibu hamil muda dapat merasa lebih lelah daripada biasanya. Pastikan ibu mendapat waktu istirahat yang cukup dan membatasi aktivitas yang membuat ibu lelah. Ibu juga sebaiknya tetap menjaga kadar zat besi yang dikonsumsi, karena kekurangan zat besi dapat menuntun ibu ke keadaan anemia yang memperparah rasa lelah ibu.

Mengidam
Lebih dari 60% ibu hamil muda akan mempunyai perasaan mengidam suatu jenis makanan tertentu. dari 60% tersebut, setengahnya akan mengalami perubahan nafsu makan. Maksudnya, makanan yang biasanya menjadi makanan favorit ibu sebelum melahirkan kini menjadi makanan yang ingin dijauhi ibu. Mengikuti impuls untuk memenuhi rasa ingin makan sesuatu bukanlah hal yang buruk, namun waspadalah bila ibu mengidam makanan yang tidak sehat.

Sering Berkemih
Meskipun baru menginjak trimester I, ibu hamil muda akan mulai mengalami keinginan berkemih yang lebih sering. Besar janin pada trimester awal memang belum terlalu besar, namun rahim sudah mulai membesar untuk beradaptasi lebih awal dengan janin yang nantinya akan membesar. Jangan mengurangi minum untuk mengurangi frekuensi berkemih.

Rasa Terbakar dan Tidak Nyaman Pada Kerongkongan
Hormon kehamilan yang muncul pada ibu hamil muda dapat membuat otot-otot yang mengontrol saluran pencernaan menjadi lebih lemas. Terutama otot yang mengatur untuk mengunci saluran pencernaan di kerongkongan yang berhubungan dengan lambung. Akibatnya, asam lambung dapat dengan mudah naik ke kerongkongan dan menimbulkan sensasi terbakar di kerongkongan yang terasa asam. Atau terasa tidak nyaman dan kembung. Solusinya adalah mengurangi makanan berlemak, kafein, dan jangan berbaring atau tidur minimal 3 jam setelah makan.

Perubahan Mood atau Mood Swings
Perubahan hormon pada masa kehamilan dan perasaan mudah lelah dapat membuat mood Anda tidak stabil. Kadang Anda bersemangat lalu merasa tidak berdaya, atau Anda lebih sensitif terhadap beberapa hal kecil atau juga takut akan masa depan. Hal ini normal terjadi pada periode ini. Ibu hamil muda dapat mencoba mengatasinya dengan curhat pada suami atau keluarga atau juga sahabat.

Hal yang Harus Dilakukan Ibu Hamil Muda
Masa kehamilan awal merupakan suatu masa yang penuh dengan kebahagiaan dan kadang kebingungan. Ibu hamil muda harus belajar mengenai beberapa hal yang penting dilakukan pada masa kehamilannya. Terutama lagi, trimester I merupakan masa yang penting dan kritis untuk perkembangan dan pertumbuhan organ vital janin. Ibu hamil juga harus mulai beradaptasi dengan kandungannya dan mengusahakan yang terbaik untuk menjaga kehamilannya. Berikut adalah beberapa hal yang harus ibu hamil muda lakukan pada masa kehamilan awal:

Kunjungan ke Dokter Kandungan
Setelah Anda memastikan bahwa Anda hamil melalui test pack urin, hal pertama yang harus Anda pikirkan adalah rencana berkunjung ke dokter kandungan. Memeriksakan kehamilan ke bidan pun tidak masalah, namun usahakan untuk mendapat pemeriksaan dengan USG satu kali dalam trimester I. Berkunjung ke bidan atau dokter kandungan pun penting untuk memeriksa tekanan darah Anda.

Asam Folat
Semua ibu hamil muda membutuhkan asupan asam folat selama masa kehamilannya. Bila perlu, Ibu dapat membeli suplemen asam folat dengan mengkonsultasikan hal ini terlebih dahulu ke bidan atau dokter kandungan. Ibu membutuhkan 400mcg asam folat (Vitamin B9) setiap harinya. Peran asam folat penting sekali pada trimester I karena membantu perkembangan saraf janin, dan keadaan kekurangan asam folat dapat menimbulkan komplikasi kesehatan yang berbahaya pada janin Anda.

Zat Besi
Asupan zat besi yang cukup pada masa kehamilan juga merupakan hal penting yang tidak boleh dilewatkan ibu hamil muda. Kekurangan zat besi dalam tubuh dapat menyebabkan ibu jatuh ke keadaan anemia atau kekurangan sel darah merah. Selain merugikan ibu, kekurangan zat besi pun akan merugikan janin karena janin sampai bayi nanti hanya mendapat asupan zat besi dari ibunya. Maka mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi atau meminum suplemen zat besi sangat penting bagi ibu hamil. Usahakan untuk tidak mengkonsumsi zat besi berbarengan dengan susu atau teh karena mengurangi penyerapannya.

Hati-Hati dengan Obat
Ibu hamil muda harus ekstra hati-hati dalam mengkonsumsi obat-obatan, bahkan obat warung yang dijual bebas di apotik. Beberapa jenis obat yang diminum ibu hamil dapat menembus plasenta dan ikut beredar di tubuh janin. Dan obat ini yang tidak menimbulkan bahaya pada tubuh ibu ternyata dapat menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan pada perkembangan dan pertumbuhan janin. Konsultasikan seluruh obat yang biasa Anda minum ke dokter kandungan.

Kurangi Kafein
Ibu hamil muda tidak perlu puasa minum kafein, namun harus mengurangi asupan kafein berlebih. Kafein yang terlalu banyak dapat meningkatkan risiko keguguran. Batasi konsumsi kafein sebanyak 200 mg per hari. Angka 200 mg kafein setara dengan 2 gelas kopi instan. Perlu diingat bahwa minuman bersoda, teh (bahkan teh hijau), cokelat dan minuman penambah energi pun mengandung kafein.

Berhenti Merokok dan Hindari Asap Rokok
Sudah menjadi pengetahuan umum bila rokok dapat menyebabkan penyakit pada orang sehat yang menghirup asapnya. Hal ini berlaku juga pada ibu hamil. Rokok dapat membahayakan ibu dan janin dengan menyebabkan kehamilan di luar rahim, ketuban pecah sebelum waktunya pada usia kehamilan yang lebih tua dan keguguran. Selain mempengaruhi kehamilan, rokok juga dapat membuat anak lahir dengan berat badan yang rendah. Jadi, berhenti merokok dan menghindari asap rokok selama masa kehamilan adalah hal yang wajib ibu lakukan.

Ketahui Makanan yang Sehat Untuk Ibu Hamil
Ibu hamil muda sebaiknya mulai mencari dan membaca mengenai pengetahuan makanan bagi ibu hamil. Ibu harus mengetahui jenis makanan apa yang harus dikonsumsi dan jenis makanan apa yang harus dihindari pada saat mengandung. Ibu hamil muda tidak memerlukan kalori yang terlalu banyak pada trimester I.

Bukanlah suatu hal yang aneh bila ibu hamil muda merasakan kegembiraan dan kebingungan sekaligus pada masa awal kehamilan. Jangan takut akan perubahan fisik yang dialami ibu hamil muda karena itu merupakan hal yang normal. Pergilah ke dokter kandungan bila Anda merasa sakit perut yang sangat parah, perdarahan yang banyak, nyeri kepala berlebihan dan kenaikan berat badan berlebih. Antisipasi untuk melahirkan anak yang sehat dan kuat harus pula dibarengi dengan komitmen ibu untuk mengadopsi pola makan dan gaya hidup yang sehat.

Daftar Buah yang Bagus Untuk Ibu Hamil

Daftar Buah yang Bagus Untuk Ibu Hamil yang Perlu Anda Ketahui
Hampir seluruh buah merupakan makanan yang baik bagi ibu hamil. Bahkan mitos yang mengatakan bahwa pepaya, nanas atau durian merupakan buah yang buruk untuk ibu hamil hanyalah mitos belaka. Penelitian menyebutkan bahwa berbagai macam buah bila dimakan dalam jumlah yang tepat akan memberikan manfaat yang baik bagi ibu hamil. Di artikel ini kami merangkumkan jenis buah yang bagus untuk ibu hamil yang mempunyai manfaat luar biasa bagi kesehatan ibu dan anak. Inilah daftar buah yang bagus untuk ibu hamil:
Pisang

Buah pisang merupakan salah satu buah yang bagus untuk ibu hamil yang paling baik untuk kesehatan. Pernyataan ini ditimbang karena dalam satu buah pisang ternyata nutrisi dan vitamin yang dikandungnya sudah cukup lengkap untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kehamilan Anda. Pisang mengandung asam folat, Vitamin C, Vitamin B6, Kalium dan Magnesium. Asam folat merupakan zat yang wajib dikonsumsi oleh ibu hamil mengingat perannya yang penting dalam perkembangan saraf janin. Vitamin B6 akan membantu ibu mnegurangi sensasi mual dan muntah. Kalium dan Magnesium akan membantu tubuh ibu meregulasi cairan tubuh serta melindungi ibu dari komplikasi kehamilan yang mungkin terjadi. Konsumsilah satu buah pisang setiap harinya selama masa kehamilan Anda.

Alpukat

Asam folat yang terkandung dalam alpukat menjadikan buah ini sebagai buah yang bagus untuk ibu hamil. Asam folat membantu perkembangan saraf janin serta menyempurnakan pertumbuhan struktur saraf dan tulang belakang janin Anda pada saat trimester I. Selain itu, asam folat juga dapat menurunkan risiko epresi, anemia, insomnia, dan penyakit preeclampsia. Alpukat juga mengandung Vtamin C, E, K, B1, B2 dan B6 yang semuanya diperlukan oleh tubuh ibu dan anak untuk menjalankan fungsinya. Nilai tambah alpukat juga ada di lemak baik yang dikandungnya.

Semangka

Buah yang banyak mengandung air ini ternyata memiliki kandungan Vitamin A, C, B6 serta magnesium dan kalium yang banyak. Mineral magnesium dan kalium akan sangat membantu ibu mempertahankan fungsi pertahanan tubuh pada masa kehamilan. Bila dikonsumsi di trimester ke tiga, semangka dapat mengurangi rasa tidak enak di lambung, pembengkakan di kaki dan tangan serta menjaga agar otot Anda tidak terasa kram. Intinya, semangka merupakan buah yang bagus untuk ibu hamil.

Strawberi

Buah yang keci, merah dan terasa asam manis ini dapat menjadi makanan selingan yang sangat baik untuk ibu hamil. Seperti alpukat dan pisang, strawberi memiliki kandungan asam folat yang cukup banyak. Adapula Vitamin C dan antioksidan yang baik untuk imunitas tubuh ibu dan membantu dalam memperbaiki sel tubuh yang rusak. Mineral yang dikandung strawberi dapat membantu pertumbuhan tulang janin Anda sehingga menjadikannya lebih kuat. Tidak heran bila strawberi merupakan buah yang bagus untuk ibu hamil.

Mangga

Berbahagialah bila ibu hamil mengidam mangga. Buah yang asam dan manis ini merupakan buah yang bagus untuk ibu hamil karena kandungn Vitamin A, C, E, antioksidan serta serat yang cukup tinggi. Vitamin C akan membantu sistem imunitas atau pertahanan tubuh ibu sehingga membantunya menghindari penyakit infeksi. Vitamin C dan serat yang terkandung di buah mangga dapat membantu proses pencernaan ibu hamil sehingga menghindarkan ibu hamil dari kondisi konstipasi atau sulit BAB. Konsumsi buah yang bagus untuk ibu hamil ini dan masukkan ke dalam makanan selingan Anda sehari-hari.

Jambu Batu

Jus jambu batu ternyata bukan hanya baik bagi penderita demam berdarah, namun juga sangat baik bagi kesehatan ibu hamil. Rasanya yang asam manis dan menyegarkan akan membantu ibu menghilangkan sensasi mual dan muntah. Selain itu banyak pula ibu hamil yang mengidam buah jambu batu saat hamil. Jambu batu kaya akan Vitamin C, E, iso-flavonoid, karotenoid dan polifenol. Jambu batu akan membantu ibu hamil memiliki sistem imunitas yang baik serta peredaran darah yang baik. Jambu batu juga akan memperlancar pencernaan ibu dan membantu perkembangan saraf janin dalam kandungan ibu.

Anggur

Banyak mitos yang mengatakan bahwa buah anggur merupakan buah yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Namun sebaliknya, ternyata kandungan Vitamin A dalam buah anggur menjadikannya buah yang bagus untuk ibu hamil. Vitamin A akan membantu ibu menstabilkan dan menyeimbangkan laju metabolisme tubuh. Anggur juga merupakan sumber asam folat, kalium, fosfor, magnesium dan natrium yaitu mineral-mineral yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi lebih optimal.

Lemon

Buah lemon yang terkenal dapat membantu program diet bila dijadikan water infusion ternyata juga merupakan buah yang bagus untuk ibu hamil. Rasa asam namun menyegarkan dalam buah ini akan membantu ibu dalam mengurangi rasa mual, morning sickness dan beberapa masalah dalam kehamilan lainnya. Lemon mengandung banyak Vitamin C dan antioksidan yang baik untuk sistem pertahanan tubuh dan perbaikan sel tubuh yang rusak. Selain lemon, jeruk, jeruk nipis dan buah semacam ini memiliki kandungan nutrisi dan manfaat yang sama bagusnya.

Buah merupakan jenis makanan yang baik dimakan oleh siapa saja termasuk oleh ibu hamil. Kandungan nutrisi, vitamin dan mineral yang ditawarkan buah biasanya tidak didapatkan di jenis makanan yang lain seperti daging dan sayur-sayuran. Maka, menyelipkan macam-macam buah dalam menu makanan ibu hamil merupakan suatu keputusan yang bijak dan sehat. Ibu hamil pun rentan terkena konstipasi, yaitu sulit BAB dikarenakan kurang air dan serat. Hampir semua buah mengandung jumlah serat yang cukup banyak. Ini berarti, mengkonsumsi buah dengan teratur selama masa kehamilan dapat membantu ibu dalam menghindari keadaan konstipasi. Konsumsilah buah-buahan yang berviariasi serta makanan yang baik bagi ibu hamil lainnya dan air putih yang cukup demi memberikan kondisi kesehatan terbaik bagi tubuh ibu dan janin.

Berbagai Makanan yang Mengandung Asam Folat

Berbagai Makanan yang Mengandung Asam Folat

Makanan yang mengandung asam folat dinilai memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, tidak hanya untuk bagian tertentu saja. Bukan saja untuk menjaga kesehatan, tetapi asam folat juga bisa membantu dalam proses penyembuhan berbagai jenis penyakit. Untuk ibu hamil pun makanan yang mengandung asam folat sangat penting untuk perkembangan janinnya supaya tumbuh normal dan tidak mengalami kecacatan.

Asam folat adalah sejenis vitamin B yang larut dalam air. Manfaat asam folat yang utama adalah untuk kelancaran metabolisme dan perkembangan sel tubuh. Secara lebih dalam manfaat asam folat ini akan kita bahas di halaman 2 dari artikel ini. Seperti jenis vitamin lainnya, asam folat juga mudah rusak jika terkena suhu terlalu panas, oleh karena ketika mengolah atau memasak jenis-jenis bahan makanan yg mengandung asam folat sebaiknya tidak terlalu lama memasaknya dalam suhu tinggi.

Ragam Jenis Makanan Yang Mengandung Asam Folat Tinggi
Asam folat, atau lebih tepatnya hanya folat, karena masih dalam bentuk alami, bisa ditemukan dengan mudah pada berbagai macam buah dan sayuran. Kacang-kacangan adalah salah satu sumber asam folat yang utama. Berikut selengkapnya.

Kacang-Kacangan
Asam folat atau vitamin B9 banyak terdapat pada jenis kacang-kacangan. Bukan hanya asam folat, tetapi beberapa jenis kacang-kacangan juga mengandung banyak nutrisi penting lainnya, seperti kalsium, protein dan juga vitamin D yang tak kalah pentingnya untuk kesehatan tubuh Anda. Dengan mengonsumi satu cangkir kacang, Anda akan mendapatkan asupan sekitar 180 mikrogram folat. Jumlah tersebut sudah mencakup hampir setengah dari jumlah asam folat yang dibutuhkan tubuh setiap harinya. Kacang-kacangan yang mengandung asam folat adalah semua jenis kacang-kacangan, sejenis kacang merah, kacang hijau (beans) dan juga kacang tanah (peanuts).

Buah-Buahan
Sumber utama vitamin secara alami adalah buah-buahan, dan asam folat adalah salah satu jenis vitamin. Buah yang mengandung asam folat contohnya melon, pisang, mangga, alpukat, dan keluarga citrus, yaitu segala macam jeruk. Kandungan vitamin C dan folat yang ada pada jenis buah-buahan tersebut dinilai sangat bermanfaat untuk bisa menguatkan sistem kekebalan tubuh. Jeruk, pisang, dan alpukat adalah sumber asam folat untuk ibu hamil, sehingga buah ini bagus untuk ibu hamil.

Sayuran
Makanan yang mengandung asam folat selanjutnya adalah jenis sayuran berdaun hijau, terutama berwarna hijau gelap. Contoh sayuran ini adalah brokoli, asparagus, selada, kubis, sawi, dan bayam. Berbagai jenis sayuran ini termasuk mudah didapatkan. Selain kaya asam folat, sayuran juga kaya berbagai nutrisi lain. Sedangkan untuk ibu hamil yang paling bagus adalah bayam, brokoli, dan asparagus karena juga mengandung nutrisi lain yang cocok untuk kehamilan.

Hati Hewan
Mungkin jenis makanan yang mengandung asam folat ini lebih sering dihindari oleh orang-orang yang sedang diet atau sedang menjaga kesehatan karena cukup banyak mengandung lemak dan kolesterol. Akan tetapi jangan pandang hati hewan dari sisi buruknya saja, karena ternyata ada keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi hati hewan. Hati hewan mengandung asam folat yang cukup banyak sama seperti beberapa jenis makanan yang tadi sudah dibahas. Akan tetapi bagi ibu hamil, meskipun termasuk makanan yang mengandung asam folat dan dha, sebaiknya hindari mengonsumsi hati hewan

Biji Bunga Matahari
Mungkin yang pertama muncul di benak Anda adalah kuwaci. Namun bukan itu, ternyata biji bunga matahari yang juga sering ditambahkan dalam sereal ini adalah salah satu makanan yg mengandung asam folat dan mineral penting lainnya. Dalam satu ons biji bunga matahari yang sudah dikupas mengandung kurang lebih 82 mcg asam folat yang tentu saja sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Berbagai Manfaat Asam Folat Yang Penting untuk Tubuh
Setelah membahas berbagai makanan yang mengandung asam folat, kita akan membahas manfaat atau fungsi asam folat. Seperti yang di awal telah ditulis, secara garis besar asam folat memperlancar metabolisme dan perkembangan sel. Secara mendetail, manfaat asam folat adalah dapat mengurangi kemungkinan terjadi kanker karena sel tumbuh dengan normal karena tubuh butuh folat untuk mensintesa DNA dan memperbaiki DNA. Kanker umumnya disebabkan DNA sel yang mengalami kerusakan.

Manfaat asam folat lainnya adalah untuk meningkatkan kesuburan atau fertilitas, baik itu untuk pria maupun wanita. Tubuh butuh folat dalam jumlah tertentu untuk menjaga kesuburannya. Manfaat penting lainnya adalah asam folat mengurangi resiko stroke. Mengonsumsi folat atau asam folat secara teratur sekitar 5mg per hari sangat membantu untuk mencegah stroke.

Tidak kalah pentingnya adalah fungsi asam folat untuk ibu hamil. Jenis vitamin ini sangat membantu pertumbuhan sel yang cepat, atau seperti yang terjadi pada pertumbuhan janin. Kekurangan folat saat kehamilan dapat membuat kesehatan ibu hamil dan juga janin yang dikandungnya rentan terganggu. Pada ibu hamil, asam folat dapat mencegah janin dari risiko preeclampsia dan juga lahir prematur dan juga mampu membantu mengurangi risiko cacat lahir sekitar 50-70 persen. Karena itulah ibu hamil sangat dianjurkan untuk mengonsumsi berbagai makanan yg mengandung asam folat.

Kecacatan pada bayi karena kekurangan asam folat diantaranya adalah bibir sumbing, kelainan jantung bawaan, bisa juga mengakibatkan autisme. Berbagai kecacatan fisik lainnya juga mungkin terjadi karena kekurangan asam folat ini. Saat sel embrio / janin membelah dengan cepat, dibutuhkan banyak folat atau asam folat untuk mengatur DNA nya.

Fungsi asam folat lainnya (pada orang normal) adalah mencegah alzheimer, depresi juga dipengaruhi salah satunya oleh karena kekurangan asam folat. Masalah kesehatan lain yang dapat timbul diantaranya adalah anemia.

Pada orang normal, biasanya kekurangan asam folat akan terjadi pada seseorang yang memiliki masalah pencernaan, gangguan ginjal dan liver atau bagi mereka para pencandu alkohol. Pada orang yang mengalami hal ini dibutuhkan asupan makanan yg mengandung asam folat yang lebih banyak karena penyerapan oleh tubuh tidak maksimal.

Efek Negatif Mengonsumsi Asam Folat Secara Berlebihan
Meskipun sangat baik untuk kesehatan dan banyak sekali manfaatnya untuk pencegahan dan mengatasi berbagai jenis penyakit, akan tetapi ternyata mengonsumsi asam folat juga bisa menimbulkan efek atau dampak negatif. Mengapa bisa demikian? Mungkin karena beranggapan bahwa asam folat banyak manfaatnya, ada orang yang terlalu berlebihan mengonsumsi asam folat.

Zat asam folat adalah zat yang larut dalam air, dan jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan, Anda bisa berisiko mengalami efek seperti mual, perut kembung, gas, dan insomnia. Oleh karena itu konsumsilah jenis makanan sumber asam folat secukupnya saja agar Anda mendapatkan manfaatnya untuk kesehatan.

Makanan untuk Ibu Hamil Trimester Pertama yang Harus Anda Ketahui

Makanan untuk Ibu Hamil Trimester Pertama yang Harus Anda Ketahui

Kehamilan adalah salah satu momen yang paling ditunggu untuk pasangan suami istri. Ketika masa kehamilan tersebut tiba, rasa bahagia tentu tak bisa terbendung. Memiliki bayi lucu yang sehat dan cerdas adalah dambaan semua orang, dan itu berawal dari bagaimana merawat kehamilan pada trimester pertama, dan faktor makanan sangat berperan dalam hal ini. Ada jenis makanan yang disarankan untuk ibu hamil, ada yang sebaiknya dihindari, bahkan ada yang dilarang sama sekali. Berikut ini adalah berbagai jenis makanan yang disarankan untuk ibu hamil muda.
  1. Sayuran
Gejala mual dan muntah normal dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama. Gejala yang juga disebut dengan morning sickneess ini ternyata bisa dikurangi dengan banyak mengonsumsi jenis sayur-sayuran hijau. Anemia yang kadang terjadi pada kehamilan juga dapat dicegah karena kandungan zat besi pada sayuran akan membantu produksi hemoglobin.
Sayuran hijau banyak mengandung nutrisi yang penting untuk janin, salah satunya asam folat. Zat ini berperan dalam proses pembelahan dan pertumbuhan sel, sehingga sangat dibutuhkan untuk perkembangan janin dalam kandungan dan juga mencegah kecacatan pada janin. Contoh sayuran hijau yang mengandung banyak asam folat adalah bayam, asparagus, brokoli, dan sawi.
  1. Buah
Berbagai jenis buah-buahan sangat cocok menjadi makanan untuk ibu hamil 1 bulan. Selama kehamilan usahakan untuk memilih buah segar daripada buah kalengan. Hal ini dikarenakan buah kalengan mengandung bahan pengawet dan juga mengandung garam berlebih. Kedua hal ini tentunya akan merugikan kesehatan terutama saat kehamilan. Resiko terjadinya hipertensi yang kadang muncul selama kehamilan dapat dikurangi dengan membatasi asupan garam.
Bagi sang ibu, selain manfaat dari nutrisinya, kandungan serat dalam buah akan membantu mengatasi sembelit yang terjadi selama masa kehamilan, sedangkan bagi janin, banyaknya nutrisi dalam buah tentu akan sangat baik untuk perkembangannya. Pilihan buahnya adalah apel, keluarga jeruk, pisang, alpukat, anggur, kurma, tomat dan lain sebagainya. Sedangkan yang dilarang adalah durian, nanas, delima, dan pepaya muda .
  1. Produk Olahan Susu
Ibu hamil juga disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak berbagai produk olahan yang terbuat dari susu. Seperti yang kita ketahui bahwa pertumbuhan sel membutuhkan protein, termasuk juga pertumbuhan janin yang sangat pesat sehingga sang ibu akan sangat membutuhkan asupan protein. Maka dari itu mengonsumsi berbagai jenis olahan susu adalah salah satu jalan terbaik untuk mendapatkan asupan protein yang cukup.
Kehamilan pada trimester pertama sangatlah penting sebagai fondasi untuk perkembangan janin. Makanan yang dikonsumsi ibu hamil pada trimester ini sangat menentukan perkembangan janin.
  4. Seafood
Seafood atau makanan laut ternyata juga bagus untuk menjadi salah satu jenis makanan untuk ibu hamil trimester pertama. Berbagai jenis makanan laut atau seafood ini cukup banyak mengandung protein dan juga asam lemak omega 3. Nutrisi-nutrisi ini sangat bagus untuk perkembangan otak janin, ingin anak Anda cerdas bukan? Beberapa jenis makanan laut yang bisa Anda konsumsi adalah jenis ikan dan udang.
  1. Sereal
Jenis makanan untuk ibu hamil pada trimester awal selanjutnya adalah sereal, yang sebaiknya dikonsumsi setiap hari selama kehamilan terutama saat hamil muda. Sereal yang bagus adalah jenis whole grain, bisa juga diganti dengan roti gandum dari jenis whole grain juga. Sereal bisa dikonsumsi untuk menggantikan nasi, sehingga selama kehamilan Anda bisa mengurangi konsumsi nasi. Perlu diperhatikan, jika Anda alergi gluten (penyakit Celiac) maka sebaiknya hindari olahan gandum.
  1. Kacang-Kacangan
Faktanya memang tidak semua jenis kacang bagus menjadi makanan untuk ibu hamil trimester pertama. Akan tetapi jenis kacang-kacangan ini cukup disarankan karena mengandung banyak protein yang akan bermanfaat dalam tubuh. Protein tersebut nantinya akan membantu ibu hamil meningkatkan energi di dalam tubuh. Adapun jenis kacang-kacangan yang disarankan untuk ibu hamil diantaranya kacang hijau, kacang kedelai, dan juga kacang merah yang mengandung banyak asam folat dan juga vitamin B.
  1. Air Kelapa
Air kelapa dipercaya mengandung berbagai zat yang cukup bermanfaat bagi ibu hamil. Akan tetapi, sejauh ini memang belum ada penelitian ilmiah secara pasti yang membuktikan bahwa air kelapa sangat berkhasiat untuk ibu hamil. Air kelapa muda untuk ibu hamil trimester pertama ini dipercaya bermanfaat sebagai elektrolit alami yang mengandung banyak mineral yang berfungsi untuk memulihkan stamina ibu hamil. Apalagi saat hamil, seorang wanita biasanya akan membutuhkan asupan air lebih banyak ketimbang wanita yang tidak sedang hamil.

Tips Mengatur Pola Makan Saat Hamil Trimester Pertama

Ketika seorang ibu masih memasuki usia kehamilan trimester pertama, selain mengonsumsi jenis-jenis makanan yang tadi sudah kami jelaskan sebaiknya Anda juga mengatur jadwal makan Anda. Jadwal makan tidak bisa sembarangan. Pertama, cobalah untuk lebih sering makan, akan tetapi batasilah porsi makanannya sehingga usus akan terus bekerja secara terus menerus. Saat hamil bisa saja Anda makan sebanyak 6-8 kali sehari namun dalam jumlah porsi yang tidak banyak.
Tips kedua, saat anda mengalami muntah atau mual sebaiknya Anda konsumsilah biskuit atau makanan kecil dengan jus buah ketika Anda bangun pagi. Saat bangun pagi pun sebaiknya Anda tidak langsung beranjak dari tempat tidur, melainkan secara bertahap. Setelah bangun duduklah terlebih dahulu sambil memakan menu yang tadi sudah dijelaskan. Kemudian barulah dilanjutkan dengan sarapan pagi.
Selain itu Anda juga perlu memperbanyak konsumsi makanan untuk ibu hamil trimester pertama yang banyak mengandung serat. Makanan yang mengandung serat bisa cukup mengurangi risiko Anda mengalami kontipasi selama masa kehamilan Anda, yang mana selain terasa tidak nyaman juga akan mengurangi jumlah makan Anda secara tidak disadari yang berujung tidak maksimalnya pemenuhan nutrisi.
Sebelumnya kami juga mengingatkan kepada Anda bahwa jenis-jenis makanan yang tadi kami jelaskan hanyalah berupa saran. Mungkin saja ternyata Anda punya alergi terhadap jenis makanan tertentu yang harus Anda hindari. Maka dari itu, sebaiknya Anda tanyakan atau konsultasikan dulu kepada dokter atau bidan supaya hasil yang Anda dapatkan lebih maksimal. Sekian informasi dari kami mengenai berbagai jenis makanan untuk ibu hamil trimester pertama. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil


Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil


Konsumsi Berbagai Jenis Makanan

Saat sedang mengandung, sebenarnya Anda tidak perlu makan terlalu banyak seakan-akan untuk dua orang. Faktanya, Anda hanya perlu menambahkan sekitar 300 kalori tambahan, yaitu kira-kira setara dengan sebuah pisang dan semangkok sereal dengan susu rendah lemak. Konsumsilah makanan dalam porsi yang sedikit, tapi dengan intensitas yang lebih sering.
Makanan Ibu Hamil-Alodokter
Wanita hamil sebenarnya tidak perlu menjalani pola makan secara khusus, kecuali yang sedang mengidap penyakit tertentu. Kunci utama dalam hal kecukupan nutrisi bisa didapatkan dengan mengonsumsi aneka jenis makanan tiap hari.
Berikut ini adalah beberapa kelompok makanan dan minuman yang disarankan untuk dikonsumsi, beserta dengan manfaatnya:
Air mineral
Air mineral merupakan unsur penting yang bermanfaat untuk mengantar nutrisi dari makanan yang Anda konsumsi kepada bayi di dalam kandungan. Kurang minum air dapat menyebabkan bayi lahir prematur. Minum cukup air juga dapat mencegah hemoroidkonstipasi, pembengkakan berlebihan, dan infeksi kandung kemih.
Selama masa kehamilan, Anda disarankan untuk mengonsumsi kurang lebih 2,5 liter (setara dengan 10 gelas) air dalam sehari. Cairan ini juga bisa didapatkan dari makanan seperti buah dengan kadar air yang tinggi, jus, atau susu. Namun perlu diingat bahwa beberapa minuman seperti minuman ringan dengan kadar gula yang tinggi dapat menyebabkan hipertensi atau kenaikan berat badan.
Sayur-sayuran dan buah-buahan
Sayur-sayuran dan buah-buahan adalah komponen utama pola makan sehat bagi ibu yang sedang hamil. Disarankan untuk mengonsumsi setidaknya lima porsi sayur-sayuran dan buah-buahan berbeda tiap hari untuk mendapatkan aneka vitamin, mineral, serta serat. Berikut ini adalah beberapa contoh sayur-sayuran dan buah-buahan yang dianjurkan untuk dikonsumsi secara teratur:
  • Avokad, 1 buah ukuran sedang. Kaya dengan asam folat, vitamin C, vitamin B6, potasium, dan serat. Avokad juga kaya dengan asam lemak tidak jenuh tunggal yang dibutuhkan untuk pembentukan sel saraf, mata, dan otak bayi.
  • Brokoli, 100 gram atau satu gelas. Mengandung asam folat dan kalsium yang berguna untuk perkembangan tulang.
  • Kacang merah, 200 gram atau satu sendok makan. Kaya dengan zat besi, antioksidan, protein, dan bermanfaat untuk perkembangan kognitif bayi.
  • Pisang, 1 buah ukuran sedang. Mengandung potasium dan vitamin B6 yang dibutuhkan untuk kelancaran metabolisme tubuh.
  • Kacang edamame, sebanyak 2,5 sendok makan. Dapat dikonsumsi sebagai camilan yang kaya dengan asam folat, zat besi, protein, kalsium, vitamin A dan B.
  • Apel, 1 buah. Kaya dengan vitamin C dan serat yang dapat mencegah sembelitdan membantu menurunkan tingkat kolesterol.
  • Wortel, 2 buah. Kaya dengan vitamin A untuk pembentukan mata dan tulang bayi.
Dengan memvariasikan makanan Anda, Anda dapat memaksimalkan nutrisi yang diterima tubuh dan bayi Anda.
Daging tanpa lemak, ikan, dan telur
Kelompok makanan ini kaya dengan protein yang penting untuk pertumbuhan bayi, terutama pada enam bulan pertama dalam kandungan. Anda dapat merancang menu harian dengan menyertakan bahan-bahan makanan berikut ini:
  • Daging ayam, 1 potong, tanpa kulit, terutama pada bagian dada yang rendah lemak dan kolesterol. Berperan penting dalam pembentukan janin, otot, dan kelancaran metabolisme tubuh.
  • Daging sapi, 35 gram atau 1 potong. Kaya dengan kandungan protein untuk pembentukan struktur tulang, sistem kekebalan tubuh, dan mengurangi risiko bayi mengalami kelahiran prematur.
  • Telur, 1 butir. Kaya dengan protein, lemak, kolin, dan omega 3 yang penting untuk  perkembangan sel-sel otak dan penglihatan bayi.
  • Tuna, 3 potong atau 300 gram perminggu. Kaya omega 3 yang penting untuk pembentukan otak janin.
  • Salmon, 40 gram atau 1 potong. Selain omega 3, ikan salmon juga mengandung DHA yang penting untuk perkembangan otak janin.
Namun kelompok makanan ini harus disortir dan dipersiapkan dengan cermat agar tidak membahayakan bayi. Ikan yang mengandung merkuri tingkat tinggi dapat memicu sel kanker pada janin. Ibu hamil juga sebaiknya tidak mengonsumsi ikan mentah untuk menghindari kontaminasi bakteri. Boga bahari (makanan laut) yang sudah tidak segar juga berisiko mengandung bakteri, zat arsenik, dan parasit yang dapat memicu keracunan. Ibu yang sedang mengandung sebaiknya cukup mengonsumsi dua porsi ikan perminggu.
Makanan sumber karbohidrat
Selain nasi, ibu hamil perlu memenuhi kebutuhan karbohidrat untuk mendapatkan energi dengan bahan makanan seperti:
  • Kentang, sebagai sumber karbohidrat, vitamin, dan mineral.
  • Sereal, sebagai sumber karbohidrat yang kaya serat, asam folat yang penting untuk pertumbuhan janin.
  • Oatmeal, kaya dengan serat, vitamin B, zat besi, dan potasium.
Karbohidrat juga bisa didapatkan dari aneka pasta, jagung, dan roti. Anda juga dapat mengonsumsi karbohidrat kompleks yang kaya dengan serat dan membutuhkan proses penguraian lebih panjang sebelum diserap tubuh. Selain buah-buahan dan sayur-sayuran, karbohidrat kompleks juga terkandung di dalam beras merah dan biji-bijian utuh.
Susu dan produk turunannya
Kebutuhan kalsium dan nutrisi untuk pembentukan tulang dapat dipenuhi dengan mengonsumsi susu dan produk turunannya seperti:
  • Susu rendah lemak.
  • Keju: mozzarella, krim keju, feta.
  • Susu kedelai.
  • Tahu dan tempe.
  • Sarden atau jus jeruk dapat dikonsumsi sebagai pengganti jika Anda mengalami alergi terhadap produk-produk olahan susu.
Suplemen
Meski sudah mengonsumsi berbagai jenis makanan, mungkin saja Anda masih  melewatkan nutrisi tertentu. Suplemen vitamin barangkali dibutuhkan untuk mencukupinya. Namun Anda perlu mengkonsultasikannya terlebih dulu kepada dokter.
Kudapan sehat
Ibu yang sedang mengandung sering merasa lapar sepanjang waktu. Penting juga untuk memerhatikan camilan yang Anda konsumsi di sela-sela waktu selain makanan utama. Hindari makanan ringan dengan kadar garam dan gula tinggi yang banyak terdapat dalam makanan kemasan. Salad, ubi manis, kacang mede, roti gandum, jagung, dan pisang rebus adalah contoh kudapan sehat yang bisa dicoba.

Batasi Konsumsi Makanan Tertentu

Berikut ini adalah beberapa makanan dan zat yang perlu dibatasi, bahkan perlu dihindari agar bayi Anda terhindar dari risiko tertentu, yaitu:
  • Kafein: maksimal 200 miligram sehari.
  • Daging, ikan, telur mentah atau setengah matang.
  • Boga bahari (makanan laut) yang mengandung merkuri.
  • Makanan yang mengandung zat aditif seperti pewarna, perisa, dan gula yang banyak terdapat dalam makanan instan dan siap saji.
  • Makanan yang mengandung monosodium glutamate (MSG) dan kandungan garam tinggi. Selain hipertensi, makanan-makanan ini dapat mengakibatkan pembengkakan tubuh bagian tertentu akibat retensi air.
  • Makanan yang tidak higienis seperti jajanan di pinggir jalan.
  • Makanan yang mengandung kadar alkohol.

Cermat dalam Mempersiapkan Makanan

Mengolah makanan sendiri adalah salah satu cara untuk menjaga kualitas dan kesehatan bahan-bahan yang masuk ke dalam tubuh. Berikut ini adalah panduan bagi para ibu hamil untuk menyiapkan makanan sendiri:
  • Untuk menghindari kontaminasi (seperti campylobacter, salmonella, dan E.coli), pisahkan penyimpanan makanan mentah, terutama daging, dengan makanan siap santap di dalam lemari pendingin.
  • Gunakan talenan berbeda untuk memotong daging mentah dengan alasan serupa di atas.
  • Cuci semua sayur dan buah yang akan dimasak agar bersih dari sisa-sisa tanah yang dapat mengandung toksoplasma.
  • Masak daging hingga benar-benar matang. Perhatikan baik-baik hingga tidak menyisakan warna merah, terutama untuk daging yang masih dilapisi kulit. Begitu juga dengan telur dan ikan.
  • Cuci bersih tangan Anda dan seluruh perlengkapan dapur yang digunakan untuk memotong dan mengolah daging mentah.
  • Rebus atau kukus sayuran sebentar saja agar kandungan nutrisinya tetap terjaga.

Ibu Hamil dengan Kondisi Tertentu

Ibu hamil yang sedang mengidap kondisi penyakit tertentu disarankan untuk memerhatikan pola makannya untuk menghindari kondisi yang memburuk.
Diabetes Gestasional
Diabetes gestasional adalah istilah untuk diabetes yang terjadi pada wanita hamil. Berikut ini adalah pola makan yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil pengidap diabetes gestasional:
  • Makan secara teratur dengan mengonsumsi karbohidrat berindeks glikemik rendah untuk menjaga kadar glukosa dalam darah tetap stabil di antara waktu makan.
  • Batasi konsumsi makanan dan minuman berkadar gula tinggi.
  • Konsumsi lebih banyak buah dan sayuran, terutama yang mengandung lemak tidak jenuh seperti avokad, kacang-kacangan.
  • Pilih daging tanpa kulit.
Ibu hamil yang mengidap hipertensi perlu mengonsumsi cukup makanan kaya dengan potasium, kalsium, dan magnesium seperti kacang-kacangan, ikan laut, avokad, sayur bayam, pisang, dan susu. Tekanan darah juga dapat diturunkan dengan mengonsumsi buah-buahan dan sayuran kaya dengan serat. Ibu hamil dengan hipertensi juga disarankan untuk menjalani diet rendah garam dan menghindari konsumsi alkohol yang dapat memicu meningkatnya tekanan darah.

Kamis, 12 Januari 2017

Olahraga Jalan Kaki untuk Ibu Hamil

Olahraga Jalan Kaki untuk Ibu Hamil


Olahraga jalan kaki untuk Ibu hamil adalah salah satu cara untuk tetap bugar saat sedang hamil. Aktivitas fisik memang penting, karena saat melakukannya, jantung akan terbantu untuk memompa darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Dengan begitu, tubuh Ibu akan lebih fit hingga menjelang persalinan.
Karena cukup mudah dilakukan, berjalan kaki banyak menjadi pilihan olahraga untuk Ibu hamil. Selain memompa jantung dan darah, berjalan kaki tidak terlalu memberikan tekanan yang besar pada lutut dan pergelangan kaki, sehingga mengurangi risiko terjadinya cedera. Apa lagi yang harus diperhatikan untuk berjalan kaki dengan aman dan nyaman? Yuk, simak beberapa tips  olahraga jalan kaki untuk Ibu hamil berikut!
Persiapan Olahraga Jalan Kaki
•    Kenakan pakaian yang menyerap keringat dan sepatu olahraga nyaman.
•    Kenakan topi saat berjalan kaki, khususnya jika sinar matahari sedang terik. Bila perlu, aplikasikan juga sunscreen pada permukaan kulit.
•    Bawa handuk kecil untuk membantu mengeringkan keringat saat berjalan.
•    Jangan lupa untuk membawa air minum untuk menghindari terjadinya dehidrasi.
•    Karena termasuk olahraga untuk Ibu hamil, pilih rute berjalan kaki yang aman dan nyaman agar tidak menggangu kondisi Ibu. Hindari rute yang memiliki jalanan yang tidak rata atau tanjakan dan turunan yang terlalu banyak.
•    Sebaiknya, lakukan olahraga ini pada sekitar pukul 6 pagi atau pukul 5 sore, di saat matahari sudah tidak terlalu panas. 
Panduan Olahraga Jalan Kaki
•    Bagi yang belum terbiasa, olahraga jalan kaki untuk Ibu hamil cukup dilakukan selama 15 menit saja, tiga sampai empat kali seminggu.
•    Jika sudah terbiasa dengan waktu 15 menit, atau jika sebelumnya Ibu memang sudah terbiasa berolahraga, waktu berjalan kaki bisa ditingkatkan menjadi 30 menit, empat sampai lima kali seminggu.
•    Saat melakukan olahraga jalan kaki untuk Ibu hamil, usahakan agar postur selalu sempurna, yaitu punggung lurus, kepala tegak, dan pandangan mata lurus ke depan. Ibu boleh mengayunkan tangan perlahan seiring langkah, untuk membantu keseimbangan. Pastikan juga Ibu melangkah dengan baik dan benar, dengan tumit yang menyentuh tanah terlebih dulu.
•    Jika saat berjalan napas mulai terengah-engah sehingga kesulitan untuk berbicara, perlambat langkah atau persingkat waktu berjalan Ibu. Jangan memaksakan apabila tubuh sudah terasa tidak kuat.
Tips Lainnya
•    Usahakan untuk dapat aktif berjalan setiap hari. Apabila tidak sempat meluangkan waktu khusus untuk olahraga jalan kaki, lakukan aktivitas lain yang bisa melatih fisik, misalnya peregangan tubuh di pagi hari.
•    Saat melakukan olahraga jalan kaki untuk Ibu hamil, walaupun sudah mengenakan topi, segera cari tempat berteduh apabila terik matahari membuat Ibu sedikit pusing. Hal ini guna menghindari terjadinya kepanasan yang berlebihan yang ditandai dengan pusing dan rasa mual.
•    Keringat yang terus keluar akibat pergerakan fisik dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi. Oleh sebab itu, jangan lupa juga untuk mengganti cairan tubuh dengan sesekali minum air yang sudah Ibu bawa.
•    Agar lebih menyenangkan dan tidak cepat bosan, coba cari teman atau partner olahraga untuk Ibu hamil. Dengan demikian, diharapkan Ibu akan lebih bersemangat menjalani olahraga sehari-hari.
Jangan lupa untuk terus menjaga kondisi kehamilan dengan bergerak aktif dan mengonsumsi makanan yang memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Nah, bagaimana, Bu? Sudah siap mengikuti panduan di atas dan mulai rutin berolahraga? Share artikel ini untuk berbagi pengetahuan tentang olahraga jalan kaki untuk Ibu hamil!